Artikel Kesehatan Hewan untuk Anda


...

Beberapa Alat yang diperlukan untuk Grooming Kucing di Rumah

Sebagian jenis-jenis kucing pastinya udah bisa menggrooming dirinnya sendiri dengan cara menjilati bulunya. Tetapi khusus untuk kucing yang berbulu panjang, disarankan pawrents membantu mereka dengan menyisir bulu mereka juga. Oleh karena itu pawrents yang sudah berkomitmen untuk memelihara kucing harus mempunyai alat-alat grooming yang dapat membantu mereka. 

Kali ini Kibble akan membahas apa saja peralatan yang digunakan untuk membantu kucing merawat bulunya. 

Sisir 

Sisir sangat diperlukan oleh kucing karena bisa membantu mereka merawat bulunya. Carilah sisir dengan ujung yang tidak tajam agar kulit mereka tidak luka, lalu biasanya sisir kucing memiliki dua sisi yang berbeda. Jika ada sisir dengan bergigi rapat itu adalah sisir yang bisa mengangkat kotoran atau kutu, selain itu ada juga sisir yang bergigi jarang yang berguna untuk kucing berbulu panjang.

Sikat 

Sikat baik digunakan untuk berbagai jenis kucing dan dapat membantu mereka mengambil bulu-bulu yang sudah mati. Untuk kucing yang memiliki bulu panjang pastikan selalu menyikat bulu mereka setiap hari, dengan menyikat bulu mereka pawrents bisa menghindari hairball dan penyakit kulit terhadap kucing.

Alat pemotong kuku

Sama seperti pawrents menggunting kuku pada kucing juga diperlukan, karena jika kucing memiliki kuku yang panjang itu bisa melukai diri mereka sendiri dan meminimalisir terkena cakaran kucing. Oleh karena itu mempunyai alat pemotong kuku itu penting. 

Sikat gigi kucing 

Selain kuku ada juga nih gigi kucing yang wajib dibersihkan 3 kali dalam seminggu, karena kesehatan gigi kucing juga harus dijaga. Jika sedang menyikat gigi kucing jangan lupa menggunakan sarung tangan juga, lalu sikat gigi kucing bentuknya juga ada macam-macam seperti sikat yang ada diujung jari lalu ada sikat bentuknya seperti sikat gigi manusia yang bedanya hanya disikatnya saja. 

Shampoo kucing 

Saat memandikan kucing pastinya tidak lupa dengan shampoo untuk membersihkan mereka. Shampoo biasanya diberikan kepada kucing yang sesuai dengan keadaan mereka atau jenis mereka. Jika kucing sedang mempunyai kutu atau kulit mereka berjamur, pawrents harus memberi mereka shampoo khusus untuk kucingnya.

Blower atau hair dryer 

Sehabis memandikan kucing pawrents pastinya mengeringkan kucing dengan menggunakan handuk. Selain itu bisa juga nih kalian memakai blower untuk mengeringkannya, apalagi jika pawrents mempunyai kucing yang berbulu panjang. Sesudah dimandikan tetapi pawrents tidak mengeringkan bulu kucing setengah kering itu bisa menyebabkan timbulnya jamur pada kucing.


 

Sumber:

https://www.blibli.com/friends/blog/grooming-kucing-05

https://ilmuveteriner.com/peralatan-yang-diperlukan-untuk-grooming-kucing

 

...

Bulu Hewan Kesayanganmu Rontok? Yuk Lihat Gimana Cara Merawatnya!

Pawrents yang punya hewan seperti kucing atau anjing, pastinya selalu bertemu dengan bulu-bulu hewan yang menempel di kasur, sofa, karpet, bahkan baju. Nah, kadang bulu rontok berlebihan itu tidak baik lho buat kesehatan hewan kamu dan tidak bagus juga untuk pernapasan kita.

Untuk membahas agar bulu hewan tidak mudah rontok kali ini akan Kibble bantu menjelaskan, gimana sih cara merawat bulu hewan kesayanganmu jika bulu mereka rontok?

Merawat bulu mereka melalui nutrisi

Berilah mereka makanan yang sehat dan bergizi, gak hanya pawrents yang gizinya harus seimbang tetapi hewan kamu juga perlu. Seperti memberi mereka makanan yang mengandung bahan seperti daging yang gampang dicerna, karena jika ada makanan yang susah dicerna bisa menyebabkan kerontokan pada hewan pawrents.

Memandikan dan menyikat bulu hewan

Mandi yang bersih dan menyisir bulu hewan yang benar adalah hal yang penting, untuk itu kita perlu memandikan hewan kamu seminggu sekali tergantung jenis atau breed hewan kalian. Dengan grooming inilah hewan pawrents bisa membuang bulu rontok dan mendistribusikan ulang minyak ke bulu para hewan. 

Gunakan shampoo yang sesuai 

Saat mandi berikan shampoo yang sesuai dengan bulu hewan seperti untuk rontok, kulit sensitif, kutu dan lain-lain. Jika tidak sesuai dengan keadaan bulu hewan kamu itu bisa jadi penyebab kenapa bulu hewan pawrents rontok.

Beri suplemen

Pawrents juga bisa memberi suplemen asam lemak seperti omega 3 untuk hewan kalian. Suplemen asam lemak bagus untuk perawatan bulu hewan pawrents, tetapi berikan dengan dosis yang sesuai atau sebelumnya kalian bisa langsung konsultasi ke vet

Menjaga Mood

Selalu perhatikan mood hewan pawrents dan yang pastinya mengajak mereka main agar mereka tidak stress yang bisa menyebabkan bulu hewan mudah rontok. 

Sedia Air Bersih

Selalu sedia air bersih agar mereka tidak dehidrasi dan bulu tidak gampang rontok. Pawrents juga bisa nih kasih hewan kalian cuka apel atau air lemon, karena mereka mengandung antibakteri alami yang bagus untuk bulu hewan.

Lalu, untuk mengetahui seberapa sering anjing atau kucing pawrents dimandikan yang berdasarkan breednya. Berikut penjelasannya:

  • Dog Short Hair: seperti Boston Terriers, Dobermans, Pinscher, Staffordshire, Bull Terrier, Pugs membutuhkan mandi biasanya 4-6 minggu sekali.
  • Dog Long Hair: seperti Golden Retrievers, Labrador Retrievers, Shiba Inu, Australian Shepherds, Huskies, Havanese, Pomeranians membutuhkan 2-3x mandi dalam setahun, tetapi mereka tetap harus sering disisir 1-3x dalam seminggu.
  • Curly and wavy dogs: seperti Poodles, American Water Spaniels, Curly coated Retrievers Bichon Frise membtuhkan mandi minimal 1x dalam sebulan.
  • Untuk kucing bisa diperhatikan dari bermainnya kucing. Jika kucing pawrents aktif bermain di luar maka mereka membutuhkan mandi yang lebih sering kurang lebih 2x dalam seminggu.
  • Kucing yang berbulu tebal dan lebat membutuhkan perawatan yang lebih banyak tergantung dengan kegiatannya. Bila kucing pawrents bermain di indoor mereka hanya membutuhkan mandi sekiranya 4 minggu sekali.
  • Kucing yang aktivitasnya banyak juga perlu sering dimandikan
  • Apabila kucing pawrents sedang mengalami sakit seperti kutu, ringworm, jamur, atau perawatan khusus, kalian bisa memandikan mereka seminggu sekali.

Itu dia pawrents cara-cara merawat atau mencegah bulu rontok pada hewan kesayangan di rumah dan kapan saja hewan peliharaan kalian dimandikan. Jika sudah melakukannya pencegahan tetapi masih tetap rontok atau mempunyai masalah bulu lain, kalian bisa segera hubungi vet terdekat ya bisa juga kalian daftar lewat website kita ya di Kibble.id!


 

Sumber:

https://www.halodoc.com/artikel/tips-mengatasi-bulu-anjing-yang-sering-rontok

https://m.merdeka.com/jatim/5-cara-mengatasi-bulu-kucing-rontok-secara-aman-dan-efektif-ketahui-penyebabnya-kln.html

 

...

Cara mengatasi kucing atau anjing yang berkutu

Mempunyai anjing dan kucing adalah hal yang menyenangkan bagi kita semua, untuk itu kita perlu menjaga kesehatan mereka juga. Tidak hanya manusia yang terkena kutu, secara gak sadar anjing maupun kucing pawrents dapat terkena kutu, itu bisa jadi karena mereka terlalu lama bermain di luar atau tertular dari binatang lain yang bermain bersama mereka. 

Kutu pada kucing dan anjing dapat membahayakan kulit mereka, karena kutu gampang menyebabkan mereka terkena penyakit. Oleh karena itu Kibble akan jelaskan bagaimana cara mengatasi kutu terhadap kucing dan anjing.

Anjing dan Kucing yang terkena kutu: 

  • Saat memandikan peliharaan pawrents wajib memakai shampoo anti kutu yang dapat membantu mengurangi kutu pada hewan. pawrents bisa memandikan hewan peliharaan seminggu sekali untuk lebih cepat menghilangkan kutu. Kalian juga bisa menambahkan larutan air garam untuk memandikan kucing dan anjing, yang bisa sekalian menghilangkan larva atau telur kutu.
  • Apabila shampoo juga tidak mempan, obat kutu untuk kucing atau anjing bisa jadi alternatif untuk mengobatinya. Sebelum memakai obatnya kalian bisa melihat aturan pemakaian dan ukuran dari peliharaan kalian.
  • Selain obat kutu, pawrents bisa banget nih memakai minyak telon untuk menghilangkan kutu pada kucing. Kalian bisa oleskan pada bagian yang paling banyak kutu, dan pastikan kucing pawrents jangan sampai menjilat minyak telonnya ya.
  • Jus lidah buaya ternyata bisa juga lho untuk menghilangkan kutu pada kucing. Caranya juga gampang banget, pawrents tinggal blender lidah buaya dan tambahkan sedikit cabai rawit. Setelahnya bisa taruh dibotol dan semprotkan pada bulu kucing.
  • Khusus untuk anjing minyak kelapa bisa juga dijadikan obat untuk anjing yang berkutu. pawrents tinggal mengoleskan pada bulu anjing dengan ukuran satu sendok teh, selain untuk kutu minyak kelapa juga membuat bulu anjing lebih bersinar dan mengurangi bau. lalu, minyak kelapa bisa juga dimasukan ke makanan anjing untuk mencegah adanya parasit di perut.
  • Daun mimba juga bisa membuat kutu menghilang karena mereka tidak menyukai baunya. Pawrents bisa memakai daun ini dengan cara merebusnya dan memandikan anjing dengan airnya. 
  • Herbal lainnya yang bisa dipakai untuk menghilangkan kutu pada kucing dan anjing, pawrents bisa berikan mereka cuka apel, air lemon, air cuka, dan lavender. Semua dipakai dengan cara menyemprotkan pada bulu mereka. Untuk anjing cuka apel bisa dimasukin kedalam minuman mereka dengan ukuran satu sendok teh pada setiap empat gelas minuman.
  • Sering menyisir bulu kucing atau anjing dapat menghilangkan kutu yang ada dipermukaan bulu, beli sisir yang bergigi rapat dan cocok untuk bulu peliharaan pawrents.
  • Vaksin juga salah satu alternatif yang sangat baik agar kucing tidak gampang terkena kutu. pawrents bisa bertanya kepada vet tentang vaksin yang bagus untuk si kucing.
  • Membersihkan kandang juga diperlukan agar mereka terhindar dari kutu, karena daerah yang lembab dapat membuat munculnya kutu. Selain kandang, rumah pawrents tidak boleh lembab.

Jika sudah melakukan hal-hal yang diatas dan kutu masih ada pada anjing atau kucing pawrents, kalian bisa langsung mengunjungi vet terdekat atau daftar grooming/mandi kutu lewat web kita di kibble.id!



 

Sumber:

https://www.ruparupa.com/blog/cara-ampuh-menghilangkan-kutu-anjing/

https://m.kapanlagi.com/plus/10-cara-menghilangkan-kutu-anjing-secara-alami-aman-dan-ampuh-900055.html

https://m.dekoruma.com/artikel/125440/cara-menghilangkan-kutu-kucing

https://www.kompas.com/homey/read/2021/08/18/124600176/cara-mengobati-dan-mencegah-kucing-kutuan?page=all#page2

 

...

Apakah Anjing Boleh Memakan Makanan Kucing? dan Bagaimana dengan Sebaliknya?

Apakah anjing boleh memakan makanan kucing? Dan bagaimana dengan sebaliknya? Banyak dari pawrents yang masih bingung akan permasalahan ini. Terlebih jika kamu memelihara kucing dan anjing dalam waktu yang sama. Pasti akan terbersit keinginan untuk memberi mereka makan sekaligus agar tidak terlalu rinet. Toh, mereka juga suka makanan mereka.

Ups, tapi ternyata hal ini salah besar loh, Pawrents! Kita tidak boleh sembarangan memberikan makanan kucing untuk si anjing, dan begitu juga sebaliknya. Mengapa bisa demikian?

Yaps, karena mereka memiliki kebutuhan makanan yang berbeda. Seekor anjing tidak boleh diberi makanan kucing karena kandungan nutrisi dari makanan kucing tidak tepat dan optimal untuk anjing. Kucing adalah hewan karnivora, sehingga makanan kucing hampir secara eksklusif terdiri atas daging dan kandungan protein yang tinggi. Makanan kucing cenderung tinggi lemak, kalori, dan protein. Artinya, ini tidak ideal untuk anjing. Di sisi lain, anjing adalah hewan omnivora dan membutuhkan diet yang jauh lebih seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Sebaliknya, makanan anjing dinilai kurang mengandung nutrisi untuk dimakan kucing. Makanan anjing kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan kucing untuk hidup sehat dan panjang umur. Ingat, kucing adalah karnivora, artinya mereka makan daging secara eksklusif. Tanpa jumlah protein yang tepat, kucing kehilangan massa otot dan menjadi lesu.

Di sisi lain, anjing dengan perut sensitif mungkin akan mengalami gangguan pencernaan, sakit, dan diare saat mengonsumsi makanan kucing. Anjing yang diberi makan makanan kucing secara teratur berisiko lebih besar mengalami obesitas dan pankreatitis, yaitu peradangan pada organ yang membantu proses pencernaan. ejala pankreatitis meliputi sakit perut, punggung bungkuk, lesu, lemas, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, perut buncit, dan demam. 

Jadi bagaimana solusinya? Kamu harus selalu memisahkan atau menjauhkan makanan kucing dari jangkauan anjing, dan sebaliknya. Jika kamu menduga bahwa anjingmu telah mengonsumsi makanan kucing dalam jumlah banyak, kamu harus berkonsultasi dengan dokter hewan, dan begitu pula sebaliknya. Ingat, mereka punya kebutuhan nutrisi yang berbeda. Jadi pastikan untuk selalu membedakan makanan mereka dengan teliti ya!

 

 

credit: https://oviedoautorepair.com